Kunjungan Menteri Perindustrian ke Ferron Site Cikarang

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Airlangga Hartarto mengunjungi Ferron Par Pharmaceuticals Site Cikarang, pada Kamis, 5 Juli 2018. Kunjungan ini merupakan salah satu rangkaian program Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Menteri Perindustrian hadir didampingi Sekretaris Jenderal, Bapak Haris Munandar N; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Bapak Harjanto; Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, Bapak I Gusti Putu Suryawirawan; dan Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Ibu Gati Wibawaningsih.

Kunjungan ini disambut dengan hangat oleh CEO Dexa Group, Bapak Ferry A. Soetikno, beserta jajaran Direksi dan Komisaris FPP, yakni Bapak Krestijanto Pandji, Bapak Roy Ibrahim, Bapak Benny Sutisna Suwarno, dan Executive Director DLBS Bapak Raymond R. Tjandrawinata. Turut hadir dalam kesemapatn ini beberapa scientist yang berada di lingkungan Ferron, DLBS, DDC, dan Fonko.

Dalam sambutannya Pak Ferry berharap melalui kunjungan ini Menteri Perindustrian beserta jajarannya bisa lebih mengetahui bagaimana inovasi dan daya saing yang telah dilakukan oleh Dexa Group dan juga komitmen Dexa Group dalam mendukung program Making Indonesia 4.0.

Disampaikan oleh beliau bahwa melalui pusat riset yang dimiliki Dexa Group saat ini PT Ferron secara bertahap berupaya mengurangi penggunaan bahan baku impor. Di pusat riset itu, tim peneliti terus mengembangkan pemanfaan bahan lokal dan bahan herbal sebagai bahan baku obat. “Ada satu teknologi di mana obat ini untuk injeksi bisa diproduksi sendiri sehingga kita bisa mengurangi impor,” ungkap Pak Ferry.

Sementara Menteri Perindustrian dalam sambutannya menyatakan bahwa industri farmasi merupakan salah satu pilar industri andalan dalam Revolusi Industri Keempat yang digagas oleh Pemerintah.

Untuk itu, tambahnya, dalam mengatasi ketergantungan bahan baku impor saat ini, Pemerintah tengah menyusun roadmap alias peta jalan mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Menteri Perindustrian mengatakan, peta jalan itu akan memuat langkah-langkah yang harus dilakukan industri supaya dapat mengurangi ketergantungannya terhadap bahan baku impor.

“Tujuannya untuk mengurangi impor, menghemat devisa, agar rupiah stabil,” ujarnya.

Selain itu Untuk mendorong industri mau memaksimalkan pemanfaatan bahan baku lokal, Menteri Perindustrian mengatakan, pemerintah akan memberikan insentif pajak. Insentif itu bakal diberikan pada industri yang melakukan kegiatan riset pengembangan bahan lokal yang dapat mensubstitusi bahan baku impor.

Acara kunjungan ini diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Menteri Perindustrian yang disampaikan langsung oleh Bapak Ferry Soetikno. Usai itu, rombongan Kementerian Perindustrian RI berkesempatan melakukan foto bersama dengan jajaran direksi dan manajemen Dexa Group. Corporate Communications  Ferron Par Pharmaceuticals

Date Release: 
Wednesday, July 11, 2018 - 11:15
Top